Skip to main content

Protein Urin Positif (proteinuria)

Pada urin yang normal tidak ditemuka  protein. Keberadaan protein dalam urin menunjukan kegagalan fungsi ginjal dalam memfiltrasi sari-sari makanan. Karena sesunggunya tubuh membutuhkan protein/albumin yang harusnya diserap bukan dibuang (melalui urin).

Penyebab protein urin positif antara lain:

Jangka pendek: stress, paparan panas atau dingin, dehidrasi, demam.

Jangka panjang: masalah (penyakit) ginjal, infeksi saluran kemih, diabetes melitus, remathoid artritis.

Pengobatan protein urin positif harus dicari dulu penyebabnya. Misalnya jika karena infeksi saluran kemih maka diperlukan antibiotik. Jika disebabkan karena dehidrasi maka dianjurkan untuk meminum cukup cairan.

Adapun tanda-tanda proteinuria yaitu air kencing yang berbusa, kelelahan, bengkak pada beberapa bagian tubuh seperti pergelangan kaki, tangan, perut, atau wajah. Gejala bengkak ini hanya muncul pada tahap kerusakan ginjal.

Makanan yang harus dihindari bagi penderita proteinuria : keju, susu, kedelai, kacang-kacangan, buah-buahan kering.

Anjurkan untuk banyak mengkonsumsi air putih, dannjus segar.

Comments

Popular posts from this blog

Instrumen Akreditasi Puskesmas BAB 7-8

B/S/K Elemen Penilaian   Dokumen Puskesmas 7.1.1 1. Tersedia brosur pendaftaran   SOP Pendaftaran 2. Tersedia bagan alur pendaftaran Bagan alur pendaftaran 3. Petugas mengetahui dan mengikuti prosedur tersebut   SOP pendaftaran 4. pelanggan mengetahui dan mengikuti   alur yang ditetapkan   − 5. terdapat cara mengetahui bahwa pelanggan puas terhadap   SOP untuk menilai kepuasan pelanggan, proses terhadap proses pendaptaran form survei pasien 6. terdapat tindak lanjut jika pasien tidak puas   hasil survei   tindak lanjut survei 7. keselamatan pelanggan terjamin ditempat pendaftaran SOP Identifikasi pasien 7.1.2 1. tersedia media informasi tentang pendaftaran di tempat   media informasi di tempat pendaftaran pendaftaran 2. semua pihak yang membutuhkan informasi pen...

Jenis-jenis Keguguran dan Penanganannya

Keguguran adalah momok yang paling menakutkan bagi wanita hamil. Setiap ibu hamil memiliki resiko untuk mengalami keguguran. Keguguran adalah berakhirnya suatu kehamilan oleh akibat-akibat tertentu, pada atau sebelum kehamilan tersebut berusia 22 minggu atau buah kehamilan belum mampu untuk hidup di luar kandungan. Keguguran dibedakan menjadi beberapa jenis, yang berbeda cirinya, gejalanya, dan penanganannya. Berikut sedikit penjelasannya mengenai keguguran atau abortus. 1. Abortus iminens (Ancaman keguguran) Abortus tingkat permulaan, terjadi perdarahan pervaginam yang disertai rasa sakit yang ringan dibagian perut, jalan lahir masih tertutup dan hasil konsepsi masih baik dalam lahir. Abortus jenis ini terjadi karena pembuahan pada hasil konsepsi terlepas sebagian, dan mungkin terjadi beberapa kali dalam satu minggu Penanganannya: Istirahat baring, tidur berbaring merupakan unsur penting dalam pengobatan karena cara ini akan mengurangi rangsangan mekanis dan menambah ali...

Mengenal Allah melalui sifat-Nya Al-Mushawwir (Yang Maha Pembentuk)

Al-Mushawwir artinya yang memberi setiap mahluk bentuk dan wujud yang telah dipersiapkan dengan kebijaksanaan-Nya.   Allah al-Mushawwir memberikan kepada segala sesuatu bentuk yang indah dan sempurna beserta ciri khasnya masing-masing, sehingga berbeda dengan selainnya. Dia-lah Yang Maha Membuat segala sesuatu tanpa menggunakan contoh. Segala sesuatu itu mempunyai bentuk yang unik, tidak ada yang sama. Dia-lah yang menciptakan Nabi Adam As. berdasarkan bentuk-Nya. Bentuk lahiriah manusia dan mahluk-mahlukNya yang lain adalah bukti bahwa Allah mempunyai sifat al-Mushawwir, sebagaimana firman Allah SWT. “Dia-lah yang membentuk kamu dalam rahim sebagaimana dikehendaki-Nya. Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Maha Perkasa lagi Maha bijaksana” (QS. Ali Imran:6) Allah-lah yang menjadikan bumi bagi kamu tempat menetap dan langit sebagai atap, dan membentuk kamu lalu membaguskan rupamu, serta member kamu rezeki dengan sebagia...