Skip to main content

Kesalahan-kesalahan Orang Tua dalam Memilih Alat Permainan



Bermain bagi anak sangat mempunyai arti dalam tumbuh kembangnya. Karena melaui bermain banyak keuntungan yang diperoleh, tidak saja terhadap pertumbuhan fisik anak, juga terhadap perkembangan mental dan sosial anak.
Demikian juga dalam memilih alat permainan sebagai alat stimulasi tumbuh kembang anak, hendaklah dipilih alat-alat bermain yang tidak hanya menyenangkan anak tetapi juga harus bermanfaat dalam mengoptimalkan tumbuh kembangnya.

Berikut 7 kealahan yang sering dibuat dalam memilih alat permainan yang harus dihindari

1. orang tua memberikan sekaligus banyak macam alat permainan
Padahal pada umumnya anak-anak suka mengulang-ulang alat permainan yang sama untuk beberapa lamanya

2. banyak orang tua membeli alat permainan yang mereka pikir indah dan menarik. Tetapi mereka tidak berfikir apa yang akan dikerjakan anak tehadap alat permainan tersebut

3. banyak orang tua membayar terlalu mahal untuk alat permainan. Mereka lupa bahwa alat permainan yang dibuat sendiri atau dari barang bekas sering menyenangkan pula

4. alat permainan yang lengkap/sempurna, sehingga sedikit peluang bagi anak untuk melakukaneksplorasi dan kontruksi. Sedikit anak melihatnya, hanya sedikit tersisa untuk memainkannya

5. alat permainan tidak sesuai dengan umur anak, anak terlalu tua atau terlalu muda terhadap alat permainannya. Sehingga maksud dan tujuan dari alat permainan itu tidak tercapai

6. banyak orangtua yang tidak meneliti keamanan dari alat permainan yang dibelinya.

Sumber :
Tumbuh Kembang Anak, dr. Soetjiningsih, SpAK

Comments

Popular posts from this blog

Instrumen Akreditasi Puskesmas BAB 7-8

B/S/K Elemen Penilaian   Dokumen Puskesmas 7.1.1 1. Tersedia brosur pendaftaran   SOP Pendaftaran 2. Tersedia bagan alur pendaftaran Bagan alur pendaftaran 3. Petugas mengetahui dan mengikuti prosedur tersebut   SOP pendaftaran 4. pelanggan mengetahui dan mengikuti   alur yang ditetapkan   − 5. terdapat cara mengetahui bahwa pelanggan puas terhadap   SOP untuk menilai kepuasan pelanggan, proses terhadap proses pendaptaran form survei pasien 6. terdapat tindak lanjut jika pasien tidak puas   hasil survei   tindak lanjut survei 7. keselamatan pelanggan terjamin ditempat pendaftaran SOP Identifikasi pasien 7.1.2 1. tersedia media informasi tentang pendaftaran di tempat   media informasi di tempat pendaftaran pendaftaran 2. semua pihak yang membutuhkan informasi pen...

Jenis-jenis Keguguran dan Penanganannya

Keguguran adalah momok yang paling menakutkan bagi wanita hamil. Setiap ibu hamil memiliki resiko untuk mengalami keguguran. Keguguran adalah berakhirnya suatu kehamilan oleh akibat-akibat tertentu, pada atau sebelum kehamilan tersebut berusia 22 minggu atau buah kehamilan belum mampu untuk hidup di luar kandungan. Keguguran dibedakan menjadi beberapa jenis, yang berbeda cirinya, gejalanya, dan penanganannya. Berikut sedikit penjelasannya mengenai keguguran atau abortus. 1. Abortus iminens (Ancaman keguguran) Abortus tingkat permulaan, terjadi perdarahan pervaginam yang disertai rasa sakit yang ringan dibagian perut, jalan lahir masih tertutup dan hasil konsepsi masih baik dalam lahir. Abortus jenis ini terjadi karena pembuahan pada hasil konsepsi terlepas sebagian, dan mungkin terjadi beberapa kali dalam satu minggu Penanganannya: Istirahat baring, tidur berbaring merupakan unsur penting dalam pengobatan karena cara ini akan mengurangi rangsangan mekanis dan menambah ali...

5 Tingkatan Manusia di dalam Shalat

Sedih adalah ketika kita tak merasakan lagi nikmat beribadah, sedih adalah ketika kita asal-asalan dalam melaksanakan shalat, sedih adalah ketika raga enggan terbangun di sepertiga malam-Nya. Entah karena diri ini terlalu banyak dosa atau karena terlalu banyak kesombongan di dalam hati. Semoga Allah senantiasa meluruskan hatiku, mengetuk hatiku saat aku mulai lalai kepada-Nya. Karena sesungguhnya nikmat yang paling besar adalah nikmat iman kepada Allah SWT. Catatan ini dibuat sebagai pengingatku, agar saat aku mulai jauh melangkah dalam kelalaian, aku segera teringat kembali akan rasa cinta kepada Allah SWT. Dikutip dari buku "Kisah-kisah Cinta Kepada Allah" karya Syaikh Usamah Nu'aim Mustofa & Syaikh Najib Khalid Al-Amir. Lima tingkatan manusia di dalam shalat. Tingkatan orang yang zhalim kepada dirinya dan teledor. Yaitu orang yang kurang sempurna dalam wudhunya, waktu shalatnya, batas-batasnya dan rukun-rukunnya. Orang yang bisa menjaga waktu-waktunya...